Banyak orang mengira pasti kalau buka Ambon itu asalnya dari Ambon, Maluku. Padahal, makanan ini merupakan salah satu khas dari Kota Medan. Tapi kok namanya bika Ambon yaa? Belum tahu juga tuh kenapa kok namanya bisa bika Ambon.
Nah, bika ambon merupakan kue dengan warna kuning dan permukaanya terdapat lubang-lubang kecil. Kamu bisa merasakan nikmatnya bika ambon saat masih hangat guys. walaupun makan bika ambon saat sudah dingin tetapi rasanya gak bakal hilang kok rasanya juga enak. Kalian bisa mencobanya let’s try
Bahan Utama
- Santan 225 ml
- Daun Jeruk 5 lembar
- Serai 1 batang, memarkan
- Daun Pandan 1 lembar, simpulkan
- Garam 1/2 sdt
- Tepung terigu protein sedang 80 gr
- Tepung sagu 90 gr
- Ragi instan 1 sdt
- Telur ayam 4 butir
- Kuning telur ayam 2 butir
- Gula pasir 125 gr
- Blue Band Serbaguna 2 sdm, cairkan
- Blue Band Serbaguna 2 sdm, untuk olesan
Cara membuat:
- Rebus hingga mendidih santan, daun jeruk, daun pandan, serai dan garam. Jangan lupa diaduk supaya santan tidak pecah. Angkat, saring dan dinginkan.
- Di dalam mangkuk, campur tepung terigu, tepung sagu, ragi instan hingga rata. Sisihkan
- Masukkan santan yang sudah hangat ke dalam mangkuk berisi tepung lalu aduk rata hingga adonan rata. Pastikan adonan halus tanpa ada gumpalan tepung. Diamkan 10 menit.
- Kocok telur dan gula hingga mengembang dan putih.
- Masukkan kocokan telur ke dalam adonan tepung lalu aduk rata menggunakan spatula.
- Tambahkan Blue Band Serbaguna cair lalu aduk rata. Diamkan adonan sekitar 30 menit.
- Panaskan wajan anti lengket/teflon dengan diameter 20 cm atau cetakan kue lumpur berdiameter 6 cm yang telah diolesi dengan Blue Band Serba Guna. Masukkan adonan dan panggang di atas api kecil biarkan hingga permukaan bergelembung lalu tutup wajan/teflon.
- Jika sudah matang, balik sebentar untuk mendapatkan warna kecoklatan di bagian atas. Angkat dan sajikan.

